BAPPEDA KABUPATEN TEMANGGUNG

BAPPEDA Kabupaten Temanggung
Satu Perencanaan Untuk Semua
Tentrem Marem Gandem
One Plan For All
PELETAKAN BATU PERTAMA GEDUNG LAB TEMBAKAU KABUPATEN TEMANGGUNG

PELETAKAN BATU PERTAMA GEDUNG LAB TEMBAKAU KABUPATEN TEMANGGUNG

Penelitian dan Pengembangan Jumat , 05 Agustus 2016

Pada hari Senin, 21 Maret 2016 bertempat di tanah lapang sebelah Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Temanggung, Jalan Kadar Sidorejo Temanggung telah dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Bupati Temanggung, Drs. H.M.Bambang Sukarno dalam rangka pembangunan Gedung Laboratorium Tembakau Kabupaten Temanggung. Acara peletakan batu pertama tersebut dibuka pada pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh seluruh kepala SKPD, Camat, Lurah, seluruh staff Bappeda, dan masyarakat umum.

Gedung Laboratorium Tembakau Kabupaten Temanggung ini merupakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Bappeda, dan telah dilelangkan yang dimenangkan oleh PT. Jaya Arnikon Semarang. Dengan biaya Rp 8 M gedung ini akan dibangun dua lantai dengan luas bangunan 2.400 meter persegi, dan akan selesai dalam 210 (dua ratus sepuluh) hari kalender yang dimulai sejak 14 Maret 2016.

Pembangunan laboratorium ini sesuai visi misi bupati, yakni mengembangkan pertanian moderen. Moderen pasti ditandai dengan sebuah inovasi, sebuah riset hasil penelitian kemudian baru dilaksanakan. Pembangunan laboratorium itu dalam angka memberikan fondasi, bahwa setiap kali melakukan sesuatu harus ada dasar ilmiahnya dan kemudian dikembangkan dengan situasi kondisi yang ada. Dengan berdirinya laboratorium tembakau yang nantinya menjadi laboratorium terpadu ini diharapkan dapat mendorong menumbuhkembangkan pertanian dalam arti luas dan tembakau khususnya dan memberikan kontribusi yang positif terhadap perkembangan di Temanggung.

Proses pelaksanaan pembangunan gedung laboratorium tembakau sudah dimulai tahun 2015, yakni pembuatan DED yang dikerjakan oleh CV Pola Prakarya dan tahun ini dianggarkan untuk pembangunan gedung yang dalam lelang dimenangkan oleh PT Jaya Arnikon Semarang, sedangkan konsultasi pengawas oleh PT Kala Prana Konsultan dari Yogyakarta. Ruangan yang ada di dalam laboratorium nanti adalah lab untuk tanah, agrotek, penyakit agensirahayati, pascapanen, ruang timbang basah, mutu lingkungan, mutu nonlingkungan timbang kering, instruktur lab tanah, instruktur lab benih, laboratorium beton, dan perpustakaan. (Lra/Stl.)

Agenda Bappeda